Puncak Hari Koperasi Ke-63 di Peringati
Bagian PDE, 2010-07-30 10:42:13
Puncak acara hari Koperasi Indonesia ke -63 diadakan di Pendopo Graha Maja Tama Kabupaten Mojokerto hari ini (29/7). Dengan mengundang seluruh pengurus koperasi se Kabupaten Mojokerto, MUSPIDA, juga Pejabat SIPIL, TNI dan POLRI. Hadir juga Bupati Mojokerto Drs. H. Suwandi , MM beserta istri Hj. Sukarlik Suwandi, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Imam Ghozali.
Dalam acara yang bertema “Koperasi Bangkit untuk Kesejahteraan Rakyat” tersebut Imam Ghozali selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM menyampaikan laporan bahwa jumlah koperasi di kabupaten Mojokerto sejumlah 577 koperasi dengan jumlah koperasi aktif sebanyak 531 unit atau 92.02%. Jumlah tenaga kerja yang terserap 2714 orang, dengan total modal Rp629 Milyar lebih dan modal luar RP131Milyar lebih. Hal ini bila dibandingkan tahun sebelumnya merupakan pencapaian yang cukup menggembirakan.
“Dari aspek kelembagaan terjadi peningkatan jumlah koperasi sebanyak 165 unit dari jumlah sebelumnya sebanyak 412 unit. Jumlah koperasi aktif meningkat dari 291 unit menjadi 531 unit. Dari segi modal terjadi peningkatan dari Rp142 milyar 447 juta menjadi Rp146 milyar 462 juta. Peningkatan usaha mengakibatkan nilai kontribusi koperasi dalam PAD juga meningkat dari Rp189juta tahun 2008 menjadi Rp192 juta pada 2009, sejalan dengan peningkatan jumlah koperasi yang berkontribusi dalam PAD dari 16 unit menjadi 18 unit koperasi” tambah Imam Ghozali.
Bupati Suwandi mengukuhkan 13 Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Kabupaten Mojokerto untuk periode tahun 2010-2015 dalam kesempatan tersebut. Bupati juga menyerahkan sertifikat SNNI untuk 36 orang pengurus koperasi yang mengikuti sertifikasi SNNI dalam rangka Hari Koperasi ke-63.
Tidak hanya itu, Bupati juga meresmikan fasilitas pemberdayaan ekonomi melalui SMESCO SCHOOL di 3 (tiga) sekolah yaitu SMPN DLANGGU, SMKN PUNGGING dan SMK PGRI SOOKO. Program ini dimaksudkan membangun jiwa kewirausahaan siswa dan menjadi icon pemberdayaan pengembangan koperasi pada generasi muda di Kabupaten Mojokerto. Sehingga para siswa mampu memdapatkan ketrampilan secara teknis sebagai calon-calon usahawan mikro kecil menengah dan pengelola koperasi.
“Dalam menyikapi program-program tersebut pemerintah Kabupaten Mojokerto telah melakukan beberapa kegiatan yang dapat menunjang terwujudnya pemberdayaan koperasi, diantaranya memfasilitasi berupa bantuan kredit lunak kepada koperasi, pengadaan gazebo dan pembangunan klinik UMKM. Serta pemberdayaan kelompok perempuan melalui koperasi wanita di setiap desa” ungkap Bupati Suwandi dalam sambutannya. Bagian Humas dan PDE)





