|
SYPHILIS Kabid Yankes, 28/7/2010
Syphilis merupakan infeksi bakteri yang dapat menjalar ke seluruh bagian tubuh. Tidak hanya
menginfeksi sekitar alat kelamin, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum ini
sangat mudah menular melalui kontak seksual langsung vaginal, oral maupun anal. Bahkan syphilis juga
dapat menular dari berciuman mulut ke mulut dengan penderita sebelumnya.
Gejala
Akan timbul sekitar 3 minggu sampai 6 bulan setelah berhubungan intim / sex, umumnya
ditandai dengan :
* Timbul benjolan dan luka di sekitar alat kelamin
* Luka terlihat seperti lubang pada kulit dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak
terasa sakit
* Dalam beberapa minggu luka akan hilang, namun justru bakteri akan menetap
pada tubuh dan penyakit dapat muncul berupa lecet-lecet pada seluruh tubuh Lecet-lecet ini akan
hilang juga, dan virus akan menyerang bagian tubuh lain
* Terkadang disertai
pusing-pusing dan nyeri tulang seperti gejala flu
* Muncul bercak kemerahan pada tubuh
sekitar 6-12 minggu setelah hubungan intim/ sex
Jika tidak ditangani dan diobati,
maka dalam jangka panjang dapat berakibat:
* Selama 2-3 tahun pertama penyakit
ini tidak menunjukkan gejala apa-apa, setelah 5-10 tahun penyakit ini akan menyerang susunan syaraf
otak, pembuluh darah dan jantung
* Pada perempuan hamil, penyakit ini dapat menular
kepada bayi yang dikandungnya yang mengakibatkan kerusakan kulit, hati, limpa dan bahkan
keterbelakangan mental.
Syphilis memiliki beberapa tahapan penyebaran infeksi pada
tubuh manusia:
1. Tahap I (Sipilis Primer)
Terjadi 9-10 hari
setelah terinfeksi Timbul luka yang tidak nyeri di penis, bibir kemaluan atau leher rahim
2. Tahap II (Sipilis Sekunder)
Terjadi beberapa bulan setelah tahap pertama
Gejala berupa kelainan kulit bercak kemerahan tidak gatal, terutama pada telapak tangan dan kaki.
Ada pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuh. Bisa juga berupa kutil di sekitar alat
kelamin dan anus
3. Tahap III (Sipilis Laten)
Tidak ada keluhan
ataupun gejala, namun infeksi berlanjut menyerang alat-alat atau bagian tubuh lainnya. Kondisi ini
hanya dapat dilihat melalui pemeriksaan darah khusus sipilis
4. Tahap IV (Sipilis
Tersier)
Timbul 5-30 tahun setelah tahap sipilis II. Terdapat kerusakan pada alat
tubuh penting yang menetap pada otak, pembuluh darah dan jantung, serabut saraf dan sumsum tulang
belakang. Pada bayi dan anak-anak akan menimbulkan: - Kelainan bentuk wajah - Kelainan tulang -
Kebutaan, ketulian - Kelainan bentuk gigi yang khas - Kelainan kulit - Bahkan dapat menyebabkan bayi
yang dilahirkan meninggal.
Pengobatan
Antibiotik dapat digunakan
sebagai perawatan jika dapat terdeteksi dini. Namun pengobatan tidak dapat mengembalikan kerusakan
yang terjadi akibat penyakit ini. Konsultasikan segera kepada dokter jika keluhan berlanjut.
Hindari hubungan seksual dengan orang yang bukan pasangan adalah hal terbaik untuk
mencegah penyakit ini. Karena pengobatan terbaik untuk syphilis adalah mencegah syphilis itu
sendiri. |