Dinas Kesehatan
Jl. Veteran 9 Mojokerto 0321 321957, 0321 390113
http://dinkes.mojokertokab.go.id
Selamat Datang di :: http://dinkes.mojokertokab.go.id :: Web Resmi dinkes Pemerintah Kabupaten Mojokerto Kamis, 9 September 2010


Dr.Tatid M Ali, MSi
    Profil
    Info
    Artikel
    Agenda
    Buku Tamu
    Download
     Agungrakhmawan’s Weblog
     Departemen Kesehatan
     Dinas Kesehatan Jawa Timur
Pengunjung : 41415
User Online : 1
IP Computer : 38.107.191.84
Best viewest with Mozilla Firefox 2.0.0.5 or later on 1024 x 768
Username :
Password :

Kata yang dicari:

kategori :
Artikel

SYPHILIS
Kabid Yankes, 28/7/2010

Syphilis merupakan infeksi bakteri yang dapat menjalar ke seluruh bagian tubuh. Tidak hanya  menginfeksi sekitar alat kelamin, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum ini  sangat mudah menular melalui kontak seksual langsung vaginal, oral maupun anal. Bahkan syphilis juga  dapat menular dari berciuman mulut ke mulut dengan penderita sebelumnya.

Gejala
Akan timbul sekitar 3 minggu sampai 6 bulan setelah berhubungan intim / sex, umumnya  ditandai dengan :

* Timbul benjolan dan luka di sekitar alat kelamin
* Luka terlihat seperti lubang pada kulit dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak  terasa sakit
* Dalam beberapa minggu luka akan hilang, namun justru bakteri akan menetap  pada tubuh dan penyakit dapat muncul berupa lecet-lecet pada seluruh tubuh Lecet-lecet ini akan  hilang juga, dan virus akan menyerang bagian tubuh lain

* Terkadang disertai  pusing-pusing dan nyeri tulang seperti gejala flu
* Muncul bercak kemerahan pada tubuh  sekitar 6-12 minggu setelah hubungan intim/ sex

Jika tidak ditangani dan diobati,  maka dalam jangka panjang dapat berakibat:

* Selama 2-3 tahun pertama penyakit  ini tidak menunjukkan gejala apa-apa, setelah 5-10 tahun penyakit ini akan menyerang susunan syaraf  otak, pembuluh darah dan jantung
* Pada perempuan hamil, penyakit ini dapat menular  kepada bayi yang dikandungnya yang mengakibatkan kerusakan kulit, hati, limpa dan bahkan  keterbelakangan mental.

Syphilis memiliki beberapa tahapan penyebaran infeksi pada  tubuh manusia:

1. Tahap I (Sipilis Primer)

Terjadi 9-10 hari  setelah terinfeksi Timbul luka yang tidak nyeri di penis, bibir kemaluan atau leher rahim
2. Tahap II (Sipilis Sekunder)

Terjadi beberapa bulan setelah tahap pertama  Gejala berupa kelainan kulit bercak kemerahan tidak gatal, terutama pada telapak tangan dan kaki.  Ada pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuh. Bisa juga berupa kutil di sekitar alat  kelamin dan anus

3. Tahap III (Sipilis Laten)

Tidak ada keluhan  ataupun gejala, namun infeksi berlanjut menyerang alat-alat atau bagian tubuh lainnya. Kondisi ini  hanya dapat dilihat melalui pemeriksaan darah khusus sipilis

4. Tahap IV (Sipilis  Tersier)

Timbul 5-30 tahun setelah tahap sipilis II. Terdapat kerusakan pada alat  tubuh penting yang menetap pada otak, pembuluh darah dan jantung, serabut saraf dan sumsum tulang  belakang. Pada bayi dan anak-anak akan menimbulkan: - Kelainan bentuk wajah - Kelainan tulang -  Kebutaan, ketulian - Kelainan bentuk gigi yang khas - Kelainan kulit - Bahkan dapat menyebabkan bayi  yang dilahirkan meninggal.

Pengobatan

Antibiotik dapat digunakan  sebagai perawatan jika dapat terdeteksi dini. Namun pengobatan tidak dapat mengembalikan kerusakan  yang terjadi akibat penyakit ini. Konsultasikan segera kepada dokter jika keluhan berlanjut.
Hindari hubungan seksual dengan orang yang bukan pasangan adalah hal terbaik untuk  mencegah penyakit ini. Karena pengobatan terbaik untuk syphilis adalah mencegah syphilis itu  sendiri.

 
 
Halaman ini dibaca sebanyak : 30 kali