oleh DISKOMINFO - INFORMATIKA

Buka Puasa Bersama Anak Yatim Kabupaten Mojokerto Berlipat gandanya Pahala dan Amal Kebaikan

2018-06-05 09:50:06   |   Kategori umum  |   Dibaca 604 kali

Kurang lebih 2000 anak yatim se-Kabupaten Mojokerto, melaksanakan buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Senin (4/6) di Pendopo Graha Majatam. Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi didampingi jajaran dan unsure Forkopimda.

                Santunan dan kegiatan seperti ini sangat ditekankan oleh Allah SWT, terlebih di bulan suci Ramadhan. Sebagaimana yang umat Islam yakini, bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, rahmat san anugerah. Hal ini seperti dikatakan wakil bupati dalam sambutannya kemarin.

                “Ramadhan adalah bulan penuh pahala, berkat, rahmat dan anugerah. Setiap kali kita melakukan yang baik, Allah akan melipatgandakannya. Salah satu hal yang bias kita lakukan adalah bersedekah. Idul Fitri yang akan kita songsong nanti, adalah hari bahagia dimana kita tidak boleh membiarkan ada diantara kita ada yang menderita, didera kesusahan dan ketidakberdayaan”, tutur wakil bupati.

                Dalam wejangannya, wakil bupati tidak lupa mengingatkan agar anak-anak yang baik dan rajin belajar dan menjaga sopan santun agar kelak dapat mejadi orang-orang sukses dan mampu meraih apa yang dicita-citakan.

                “Bapak minta kepada kalian semua agar menjadi anak-anak yang baik dan rajin belajar, taat beribadah, sopan santun, sholeh solehah serta hormat pada orang tua dan guru. Rajinlah beajar agar semua menjadi anak cerdas, berakhlaqul karimah serta bermanfaat bagi sesama”, pesannya.

                Buka bersama kali ini sekaligus menjadi hari penyerahan hadiah, bagi para juara lomba Tartil Quran 2018 yang digelar Pemerintah Kabupaten Mojokerto tanggla 15 Mei lalu. Adapun nama-nama pemenangnya antara lain Nurul Maghfiroh juara I putrid, disusul Miftakhul Ulumiyah sebagai juara II putri dan Zahwa Maulidyah sebagai juara III. Kategori putra diisi nama Abdul Muhyidin Al Badawi di posisi I, Bima Cahya Kurniawan di peringkat II dan Muhammad Maftuh Fathul Birri di posisi III.